Prediksi : Kualifikasi Euro 2016 (Belanda – Turki)

 

Belanda - Turki

Kualifikasi Euro 2016 (Belanda – Turki)

Tanpa Arjen Robben dan Robin van Persie, Skuat muda yang dipimpin Wesley Sneijder mengincar poin penuh kala menjamu .

Laga ini menjadi ajang pembuktian bagi kedua tim untuk memperbesar kesempatan untuk lolos ke setelah sama-sama tampil mengecewakan dalam empat pertandingan pertama. Belanda tercecer di belakang Republik Ceko dan Islandia, sedangkan Turki duduk di posisi keempat Grup A.

Fokus akan tertuju pada Belanda yang harus kehilangan Robin van Persie dan Arjen Robben, berturut-turut karena cedera engkel dan otot. Di tengah absensi sang kapten dan wakil kapten, skuat muda Belanda berharap pada kepemimpinan Wesley Sneijder yang bakal mengenakan ban kapten melawan Turki.

“Kami tetap bisa mendapatkan hasil bagus sekalipun tanpa Arjen dan Robin. Terlepas itu, harus diakui bahwa absennya mereka merupakan sebuah pukulan keras untuk Belanda. Namun, tidak ada gunanya terlalu memikirkan hal itu. Kami akan mengerahkan segalanya untuk mengalahkan Turki,” seru Sneijder kepada 303VIP.

Satu hal yang menarik adalah status pelatih Belanda, Guus Hiddink, yang pernah menangani Turki. Ia pun memprediksi pertandingan ini bakal berlangsung dengan intensitas tinggi.
“Saya rasa pertandingan bakal berjalan ketat dan sangat keras. Saya pernah bekerja di Turki. Wesley Sneijder bermain di sana, sedangkan [gelandang Turki] Colin Kazim-Richards di Feyenoord Rotterdam. Hal-hal seperti ini justru makin menambah motivasi,” ujar Hiddink kepada 303VIP.

Media-media Belanda telah membocorkan strategi yang akan diterapkan Hiddink. Disebutkan, Oranje akan menggunakan formasi 4-3-3 di mana Luciano Narsingh bakal membentuk trio lini depan bersama Ibrahim Affelay dan Bas Dost, striker yang tengah naik daun bersama Wolfsburg. Sementara lini tengah bakal diemban Sneijder, Jordy Clasie, dan Nigel de Jong.

Belanda - Turki
Belanda - Turkey

Di kubu seberang, Turki dilanda konflik internal setelah bek Omer Toprak menolak bermain karena masih trauma dengan ancaman fatal oleh gelandang Gokhan Tore. Insiden ini terjadi pada Oktober 2013 di ruang hotel setelah Turki bertanding menghadapi Belanda di kualifikasi Piala Dunia 2014. Ketika itu, Tore menodongkan pistol ke arah Toprak dan rekan seklubnya di Bayer Leverkusen, Hakan Calhanoglu.

Kasus ini baru terungkap setahun setelahnya dan pelatih Fatih Terim telah mencoba membujuk dua pemain kelahiran Jerman berdarah Turki itu untuk kembali ke timnas melawan Belanda pada Maret ini. Namun, hanya Calhangolu yang bersedia bergabung. “Gokhan Tore bermain-main dengan karier dan nyawa saya. Dalam situasi semacam ini, tak mungkin bagi saya untuk bermain bagi Turki,” ujarnya kepada 303VIP.

PREDIKSI 303VIP.net

Leave a Reply